English EN Indonesian ID

Noval Teja : ISSI Kota Bandung Loloskan Empat Pembalap ke Porprov 2022

MENAMPILKAN para pembalap junior yang masih minim pengalaman, Pengcab ISSI Kota Bandung masih bisa meloloskan empat pembalapnya pada babak kualifikasi balap sepeda nomor individual road race yang berlangsung Rabu 24 November 2021.

Sebanyak 119 pembalap yang berasal dari 26 daerah se Jawa Barat ini, melakukan start di Kota Subang dan finish di pintu Tangkuban Perahu Kabupaten Bandung Barat. Podium utama akhirnya menjadi milik pembalap asal Sumedang Jamal Hibatullah dari Sumedang dengan catatan waktu 1 jam, 17 menit, 40 detik.

Diikuti oleh Agung Ali Sahbana dari Kota Tasimalaya dengan waktu 1 jam, 20 menit, 12 detik di posisi kedua. Sedangkan peringkat ketiga menjadi milik Dikdik Permana Sidik dari Purwakarta dengan catatan waktu 1 jam, 20 menit, 59 detik.

Sementara peringkat terbaik pembalap Kota Bandung diraih Arvan Deni Priatna yang menempati peringkat kedelapan. Arvan yang merupakan pembalap muda potensial ini, adalah adik kandung dari pembalap nasional sekaligus andalan Jabar dan Kota Bandung. Ayustina Delia Priatna.

Ketua Pengcab ISSI Kota Bandung Noval Teja mengaku sangat bersyukur dengan hasil dari penampilan para atletnya yanag masih junior, namun mampu bersaing dengan para senior dan pembalap profesional yang berpengalaman.

“Meski atlet kita tidak juara, tapi saya patut bersyukur karena anak anak didik kami masih junior atau akan beranjak ke senior awal. Hasil yang diraih anak anak ini saya cukup puas, yang terdepan pembalap Kota Bandung atas nama Arvan Deni Priatna,” ujar Noval.

Dikatakan Noval, lawan lawan yang di hadapi Arvan dan atlet Kota Bandung lainnya adalah para pembalap senior dan profisional yang memiliki pengalaman lebih banyak dibanding Arvan.

“Jamal yang menjadi juara di babak kualifikasi ini merupakan atlet profesional yang memiliki latihan terprogram dan memiliki segudang pengalaman bertanding di berbagai event nasional dan internasional karena Jamal bergabung di tim profesional. Sementara para pembalap kita masih junior,” kata mantan pembalap nasional ini.

Pada babak kualifikasi ini, Noval mengatakan Kota Bandung meloloskan empat pembalap sesuai kuota untuk bisa berlaga di nomor individual road race di Porprov Jabar tahun depan. Untuk nomor IRR, Noval mengakui cukup berat untu meraih medali mengingat lawan yang bakal dihadapi Arvan cs merupakan para atlet senior yang syarat pengalaman.

Meski sulit meraih medali di nomor IRR, masih banyak nomor yang bisa menjadi ladang medali emas bagi Kota Bandung di Porprov 2022 mendatang.

Noval mengatakan peran pembalap putri Ayustina Delia Priatna masih sangat diandalkan untuk memanen medali emas bagi Kota Bandung.

“Untuk medali emas di Porprov nanti, di road dan track kita masih tetap mengandalkan Ayustina Delia Priatna, karena untuk pembalap lain masih sulit. Tapi kita juga punya peluang medali emas di nomor MTB putra muapun putri,” ucapnya.

Sementara itu pelatih kepala ISSI Kota Bandung, Rudi Dwi Januar mengatakan melihat kekuatan lawan-lawan yang dihadapi anak didiknya, mereka memang jauh lebih unggul.

“Jamal merupalan atlet profesiomal,sedangkan Agung merupakan pembalap senior mantan profesional. Artina untuk sekelas Arpan sudah bagus melawan mereka dan hasil ini memang sudah sesuai prediksi,” kata mantan pembalap nasional ini.

Dengan pengalaman segudang yang dimiliki Jamal, Agung dan Dikdik yang menempati posisi satu sampai tiga di BK Porprov, sangat wajar jika gapnya lumayan jauh dengan para pembalap lainnya.

“Kita masih butuh sparring, butuh kompetisi yang banyak untuk mempersiapan Porprov guna mematangkan para atlet. Untuk BK ini kita sudah melakukan persiapan cukup lama, pada masa covid pun kita etap melakukan latihan,” kata Rudi.***.

Leave a Reply